|
Keselamatan
Tidak ada
satu manusiapun didunia ini yang tidak membutuhkan keselamatan. Apa buktinya?
Kita selalu berkata "selamat pagi", "selamat
diperjalanan", "selamat berbahagia" dan selamat ..." yang
lain. artinya kita membutuhkan perlindungan dari ancaman-ancaman; tetapi
banyak manusia hanya melindungi dirinya dari ancaman yang ada selama ia masih
hidup.
Bagaimana
dengan ancaman-ancaman setelah kematian? apakah hidup kita perlu
diselamatkan? untuk mengetahui hal tersebut perlu diketahui 4 faktor yang
tidak dapat disangkal.
1. DOSA dan HUKUMAN
"Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" Roma 3:23
HUKUMAN DOSA:
"Sebab upah dosa ialah maut ; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita". Rom 6:23
USAHA MANUSIA SIA-SIA
"Sebab oleh kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, ...". efesus 2:8-9
1. Manusia
tidak berdaya mengatasi dosa.
Orang yang tenggelam didalam "lumpur dosa" tidak dapat menyelamatkan dirinya, ia perlu JURU SELAMAT. Orang yang tersesat didalam "hutan dosa" tidak mungkin menyelamatkan dirinya, ia perlu JALAN YANG BENAR.
2.
Tuntutan penyelesaian dosa terlalu besar
Akibat dosa sekecil apapun (Mat 5:22) adalah Neraka. Agar manusia bebas dari maut harus ada orang lain yang menanggung maut baginya.
YESUS satu-satunya jalan
KESELAMATAN
"Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, ... supaya Ia membawa kita kepada Allah; 1 Pet 3:18
"Kata
Yesus kepadanya; "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. tidak ada
seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku". Yoh 14:6
" ...,
supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh
hidup yang kekal". Yoh 3:16
"Sebab
karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu,
tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu; ..." Efesus 2:8-9
HIDUP
KEKAL/KESELAMATAN ADALAH HADIAH (PEMBERIAN) DARI ALLAH YANG DITERIMA DENGAN
IMAN.
|
segala hal tak bisa kita mengerti dengan logika tetapi dengan mata rohani kita
13 Desember, 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima Kasih sudah membaca Blog saya